Penonton setia acara Spongebob Squarepants atau penonton TV yang secara tidak sengaja menonton tayangan tersebut mungkin mengetahui bahwa di Bikini Bottom tempat Spongebob dan kawan pink-nya tinggal, Spongebob dan kawan-kawan memiliki hari kebalikan.
Mungkin mereka hanya mengalami segala hal terbalik dalam satu hari saja tapi tidak dengan saya. Saya akan menyaksikan atau mengalami banyak hal terbalik sepanjang tahun ini. Itu karena saya sekarang hingga akhir tahun ini tinggal di Australia, di Wedderburn, Victoria.
Masih melekat dalam ingatn saya, bbrp hr yg lalu, di hari ketiga saya berada di Wedderburn yang merupakan hari kedua saya pergi bekerja ke sekolah, saya bersama anak bungsu pemilik rumah berangkat bersama ke sekolah. Pintu depan paling luar saat itu belum dibuka. Sebelum kami berjalan keluar melalui pintu itu, dengan inisiatif saya mencoba membuka kuncinya dengan memutarnya ke arah kiri. Namun. Yang terjadi adalah pintu itu masih terkunci!
Lalu, perihal cara makan, orang-orang memasukkan makanan dengan tangan kirinya. Ya, hal ini saya perhatikan terutama dari keluarga di rumah tempat saya tinggal. Sebelum makan, meja biasanya ditata dengan garpu, pisau, gelas, botol berisi air minum, dsb. Yang saya lihat adalah posisi garpu yang berada di sebelah kiri. Ya, hal ini bukanlah hal yang aneh bagi saya yang beberapa kali melihat hal serupa di TV dan pernah mengikuti acara table manner ala barat. Ketika makan dimulai, tanpa rasa malu saya menukar posisi garpu dan pisau di depan saya sehingga saya tetap makan dengan tangan kanan. Itu saya lakukan karena saya ingin menjadi hamba Allah yang baik dan pengikut Rasulullah SAW yang baik dengan mengikuti salah satu sunnah Rasulullah yakni makan dengan tangan kanan. Hehe.
Hari Sabtu lalu, ada semacam pasar kaget di sekitar Jacka Park (saya tidak yakin ejaannya benar). Setelah menyetrika beberapa baju, saya berjalan kesana yang tidak begitu jauh dari rumah (secara ini kota yang sangat kecil seperti satu kelurahan). Sepanjang saya berjalan, ada beberapa mobil melintas. Kalau boleh GR ya, beberapa pengemudi mobil-mobil itu memperhatikan saya ketika mereka berlalu. Mungkin dalam pikiran mereka, "Siapa ini? Aneh sekali di hari yang sangat panas memakai pakaian tertutup dari ujung rambut hingga ujung kaki" Hingga akhirnya saya tiba di taman, orang-orang di parkiran memperhatikan saya yang dengan PD nya melenggang mencari ibu kos yang menggelar lapak di pasar kaget itu. Aduh, saya merasa seperti bule yang datang ke Garut. Biasanya kalau di Indonesia kan saya yang suka memperhatikan 'bule-bule' yang datang ke kota atau desa. Hari itu, eh saya yang jadi 'bule'-nya. Terbalik bukan?!
Kemudian, hari ini ketika membantu ibu kos menyiapkan makan malam, saya mengupas wortel dari arah luar ke dalam (ke arah saya). Padahal, kalau di Indonesia, saya mengupas buah atau sayur dari arah dalam ke luar.
Dan beberapa hal lagi yang berkebalikan dengan saya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar